Sejarah Alif Stone Park yang Dibangun untuk Majukan Pariwisata dan Lindungi Alam

Tak Berkategori

Losergeek.org, Batam – Kabupaten Natuna terkenal dengan batuan purba yang sudah ada sejak ratusan juta tahun. Batuan itu menjadi daya tarik wisata, banyak objek pariwisata mengandalkan keindahan alam tersebut, misalnya Alif Stone Park Natuna.

Destinasi satu ini menjual keindahan alami dari bebatuan yang ada di sepanjang pantai. Tidak hanya itu, kawasan ini dikelola tanpa mengubah kontur alam yang sudah ada. Bebatuan di kawasan geopark ini kemudian dijadikan destinasi wisata juga untuk melindungi dari kerusakan. 

Pengelola Alif Stone Park Enno Sudargo bercerita sejarah Alif Stone Park yang kini berkembang menjadi destinasi wisata unggulan. Ketika Enno berkunjung ke Natuna pada 2006, yang dia kenal dari Natuna hanya potensi minyak dan gas, tidak dengan pariwisatanya.

Enno Sudargo pengelola Alif Stone Park di Natuna. (Losergeek.org/Yogi Eka Sahputra)

“Padahal saya melihat potensi pariwisata terutama destinasi alam di Natuna ini sangat indah,” kata Enno.

Tidak hanya itu, Enno menemukan banyak warga Natuna kala itu bekerja memecahkan batu-batu geopark yang menjadi ciri khas Natuna. Ia menyadari, pekerjaan itu menjadi penopang ekonomi masyarakat. “Dari situ kita ingin melindungi batu-batuan itu,” kata Enno. 

Di saat bersamaan ada yang menjual kawasan penuh dengan batu-batuan tersebut, yang sekarang dikelola Enno menjadi Alif Stone Park. “Setelah dibeli, kita bersihkan kawasan ini, rapikan,” kata Enno. 

Proses renovasi kawasan ini menjadi indah, tidak serta merta mengubah batuan. Tidak ada batuan yang dirusak selama proses membangun kawasan destinasi ini, hanya dibuatkan jembatan kecil sebagai akses pengunjung agar bisa pergi dari satu batu ke batu lain. Selain itu, ditambah homestay di kawasan ini.

Iklan

“Kita beri nama Alif Stone Park pertama ingin dikenal dunia, kedua kata-kata alif itu berasal dari salah satu batu yang berbentuk garis lurus tegak berbentuk alif. Sedangkan filosofi alif itu kan artinya awal dari segala awal, makanya kita lindungi ciptaan-Nya ini dari kerusakan,” kata Enno.

Mendapat 7 Penghargaan Nasional dan Internasional 

Setelah diresmikan menjadi destinasi wisata, Alif Stone Park terkenal hampir diseluruh Indonesia. Wisatawan akan ingat Alif Stone ketika mendengar Natuna.

Setelah itu kawasan ini dikunjungi banyak wisatawan, mulai dari lokal dan mancanegara. Mulai dari turis Australia, Prancis, Jerman, Rusia, China, Singaputa dan Spanyol. “Wisman ini mencari kemewahan dan alamnya, itu yang kita jual,” kata Enno.

Alif stone mendapat tujuh penghargaan nasional dan internasional. Pada 2018, destinasi wisata Alif Stone Park keluar sebagai juara Anugerah Pesona Indonesia (API) kategori wisata unik. “Kemudian secara internasional kawasan ini ditetapkan sebagai The Great Wall,” katanya.

YOGI EKA SAHPUTRA

Pilihan Editor: Muncul Awan Berbentuk Tornado di Natuna, Apakah Berbahaya?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *