Universitas Pancasila Lantik Pengganti ETH Sebagai Rektor Usai Dilaporkan Pelecehan Seksual

Rabu, 28 Februari 2024 – 17:39 WIB

Jakarta – Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) langsung melantik Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Pancasila, sebagai pengganti ETH. Jabatan ini diemban oleh Prof. Dr. Sri Widyastuti. ETH sebelumnya dinonaktifkan, setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran diduga melakukan pelecehan seksual.

Baca Juga :

Satgas Pangan Polda Metro Jaya Sidak Gudang Beras Cipinang Jakarta

Ketua YPPUP, Siswono Yudo Husodo, langsung yang melantik Plt Rektor UP hari ini, Rabu 28 Februari 2024. Dia bertugas mengkoordinir seluruh proses pemilihan para dekan.

“Tugas Plt Rektor antara lain mengkoordinir seluruh proses pemilihan para dekan, mempersiapkan acara wisuda yang dijadwalkan pada tanggal 21 Mei 2024, memastikan seluruh proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan dengan baik,” katanya, Rabu 28 Februari 2024.

Baca Juga :

Massa Pendukung Rektor UP Terduga Pelecehan Bawa Spanduk ‘Stop Kriminalisasi Rektor’

Dikatakan, sejak setahun lalu yayasan telah mempersiapkan pergantian rektor. Persiapan tersebut dilakukan berdasarkan statuta yang telah disahkan dimana pemilihan rektor dapat dilakukan melalui dua cara.

“Yaitu penunjukan oleh yayasan atau melalui proses pemilihan rektor,” ungkapnya.

Baca Juga :

Membanggakan, UMSU Pecahkan Rekor MURI ‘Orasi Ilmiah oleh Dosen Terbanyak dari Satu Universitas’

Sejak November 2023, YPPUP telah memutuskan untuk menggelar pemilihan Rektor di Januari 2024. Pemilihan terbuka ini ditujukan untuk mendapatkan rektor yang kredibel, memahami perkembangan dan persaingan di dunia pendidikan, mampu membawa UP bersaing di dunia internasional dan digital. 

“Pada setiap pertumbuhan suatu institusi pasti ada masa-masa mudah maupun sulit, namun pada setiap keadaan sulit percayalah seringkali hal tersebut menjadi proses untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.

Diharapkan Plt Rektor dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan tertib. Kemudian juga memberi penjelasan yang dibutuhkan kepada para dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa.

Baca Juga  Puan Bantah Adian soal Jokowi Minta Perpanjang Jabatan Presiden 3 Periode

“Semua pimpinan untuk kembali menjalankan proses belajar mengajar dengan tertib. Selain itu juga bisa memberi penjelasan yang dibutuhkan kepada para dosen, tendik dan mahasiswa,” harapnya.

Di sisi lain, Siswono meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait dugaan yang melibatkan ETH. Siswono mengimbau semua pihak menghormati kedua belah pihak dan memegang asas praduga tak bersalah, serta menjamin hak-hak pelapor seperti yang tertera pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI No.30 Tahun 2021.

“Mari kita semua bersama-sama menjaga marwah serta nama baik Universitas Pancasila dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kode etik profesional,” pungkasnya

Halaman Selanjutnya

Diharapkan Plt Rektor dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan tertib. Kemudian juga memberi penjelasan yang dibutuhkan kepada para dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *