Pemimpin Hamas Bertemu Ayatollah Khamenei di Iran, Ini yang Dibahas

Senin, 6 November 2023 – 20:40 WIB

Iran – Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, kata media pro-rezim Iran Ayatollah Khamenei pada Minggu, 5 November 2023.

Baca Juga :

Israel Tuduh RS Indonesia Bunker Solar Hamas, MER-C: Kebohongan Publik

“Kepala kantor politik Hamas dan delegasinya bertemu dengan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Khamenei,” menurut media lokal Iran. 

Dalam pertemuan tersebut, Haniyeh memberikan informasi terkini kepada Ayatollah terkait perkembangan di Gaza. Dia juga menuduh Israel melakukan kejahatan.

Baca Juga :

Perindo Kucurkan Bantuan Rp 1 Miliar, Dubes Palestina Peluk Hary Tanoesoedibjo

“Mereka juga membahas perkembangan di Tepi Barat,” kata media Iran, dikutip dari The Jerusalem Post, Senin, 6 November 2023.

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Revolusi Iran, Ayatollah Khamenei

Baca Juga :

Israel Jatuhkan Bom ke Universitas Al Azhar, Kampus Terakhir di Gaza

“Pemimpin Revolusi Islam juga sekali lagi menyampaikan apresiasinya atas kesabaran dan ketekunan masyarakat Gaza yang teguh dan sangat menyesalkan kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis dengan dukungan langsung dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat,” menurut sebuah laporan.

Pertemuan keduanya menggambarkan bagaimana Iran berupaya menciptakan front persatuan melawan AS dan Israel.

Mereka menggunakan Hamas sebagai bagian dari front ini tetapi juga berusaha melibatkan Hizbullah, Houthi dan milisi di Irak dan Suriah.

Iran juga sedang berusaha memobilisasi negara-negara Muslim, kata laporan itu.  Hal ini bertepatan dengan protes terhadap AS di Turki.

Meskipun laporan Iran hanya sedikit mengenai apa yang sebenarnya dicapai dalam pertemuan tersebut, pertemuan itu sendiri bersifat simbolis dan penting.

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Khamenei

VIVA Militer: Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Khamenei

Haniyeh telah bertemu dengan menteri luar negeri Iran dua kali selama sebulan terakhir sejak Hamas melakukan serangan besar-besaran terhadap Israel, yang menewaskan 1.400 orang.

Baca Juga  Kalau Ada yang Curang Kita Slepet

Iran juga telah melakukan sosialisasi ke Turki, Rusia dan Tiongkok. Sementara Hamas telah melakukan sosialisasi ke Rusia.

Selain itu Iran menghubungi Norwegia pada akhir pekan, dan bekerja sama dengan Qatar, yang menjadi tuan rumah bagi Haniyeh dan Hamas.

Pertemuan di Teheran dirancang untuk menunjukkan bahwa Hamas mendapat dukungan penuh dari Iran. Hal ini terjadi setelah pidato Hassan Nasrallah di mana ia tampak siap untuk melancarkan perang terhadap Israel.

Halaman Selanjutnya

Mereka menggunakan Hamas sebagai bagian dari front ini tetapi juga berusaha melibatkan Hizbullah, Houthi dan milisi di Irak dan Suriah.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *