KPU DKI Jakarta Antisipasi Surat Suara Legislatif yang Tak Sah

Senin, 18 Desember 2023 – 20:28 WIB

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengantisipasi terjadinya surat suara tidak sah dalam jumlah besar yang berpotensi terjadi dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang. 

Baca Juga :

KPU Putuskan Lokasi Debat Cawapres Digelar di JCC Senayan

Lantaran itu, KPU DKI bakal gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk simulasi pencoblosan dan penghitungan suara di setiap wilayah.

“Pemilihnya sudah hadir di TPS, tetapi surat suara tidak sah dan itu cukup tinggi untuk DPRD, untuk DPD. Nah ini yang kami harus sosialisasikan terkait dengan tata cara menggunakan hak pilih,” kata Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya kepada wartawan, Senin, 18 Desember 2023.

Baca Juga :

Cak Imin Ngaku Siap Debat Cawapres, Tak Masalah Pakai Podium atau Tidak

Penyortiran surat suara pilkada (foto ilustrasi).

Menurutnya, ada kekhawatiran terkait tingginya jumlah surat suara tidak sah untuk pemilih anggota DPR, DPD, dan DPRD DKI Jakarta 2024. Ia berkaca pada Pemilu 2019, terdapat 800.000 surat suara DPD serta 540.000 surat suara DPR dan DPRD yang tidak sah di Jakarta.

Baca Juga :

Anies – Cak Imin Teken Pakta Integritas Ijtima Ulama, FPI Bisa Dipulihkan Lagi?

“Problem utamanya adalah soal apa namanya pemilih tidak kenal dengan siapa yang akan dipilih, mereka baru memilih lima menit sebelum ke TPS. Berarti perlu ditingkatkan kembali sosialisasi dan mengoptimalkan kembali masa kampanye yang sudah berjalan hari ini,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, salah satu faktor lainnya adalah karena pemilih belum mengenali sosok para calon wakil rakyatnya. Serta, ada juga faktor pemilih yang kurang memahami tata cara pencoblosan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Baca Juga  Ikut UU MD3, Airlangga Tegaskan Golkar Tak Incar Kursi Ketua DPR

Oleh sebab itu, KPU DKI Jakarta berharap agar masyarakat mulai mencari informasi mengenai daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2024 yang telah disosialisasikan.

“Kami harapkan pemilih mengenali siapa kandidatnya, maupun calon wakil rakyat, maupun partai politik yang mereka akan pilih. Kalau sudah punya pilihan di H pencoblosan, tata cara menggunakan suara ini itu menjadi solusi. Supaya tidak salah mencoblos, tidak salah dalam menggunakan hak pilih,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Oleh sebab itu, KPU DKI Jakarta berharap agar masyarakat mulai mencari informasi mengenai daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2024 yang telah disosialisasikan.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *