5 Fakta India Jadi Negara Terkotor dan Terjorok di Dunia

Kamis, 11 Januari 2024 – 05:40 WIB

Jakarta – Baru-baru ini beredar di media sosial yang memperlihatkan makanan kaki lima di India dihidangkan dengan kotor serta tidak higienis.

Baca Juga :

India Signs Bilateral Haj Agreement 2024 with Saudi Arabia

Maka dari itu, banyak beberapa sumber menyebutkan bahwa India merupakan negara paling kotor di dunia. Berikut beberapa alasan mengapa negara tersebut menjadi menjadi negara terkotor di dunia, seperti dikutip dari Go Travel Blogger dan Timesofindia sebagai berikut:

1. Rajin Membersihkan di Rumah, Tapi Tidak dengan di Luar Rumah

Baca Juga :

Penampilan Terkini Pemeran Film Hits India 1988 Gangaa Jamunaa Saraswathi, Mithun Chakraborty

Orang India dikenal sangat rajin dalam hal menjaga kebersihan rumah mereka sendiri. Ibu-ibu India, khususnya, dikenal rajin menggosok dan menyapu, hingga setiap tempat di rumah mereka bersih dari kotoran.

Baca Juga :

Arab Saudi Izinkan Menteri India Beragama Hindu Masuk Halaman Masjid Nabawi

Persoalannya, sikap ini diabaikan begitu mereka tidak lagi berada di rumah. Orang India pada umumnya cenderung merasa bahwa pemeliharaan jalan dan fasilitas umum lainnya adalah tanggung jawab orang lain. Mentalitas ini tertanam dalam pengasuhan mereka.

2. Kemiskinan

Meskipun India adalah salah satu ekonomi yang tumbuh cepat dan kemiskinan sedang menurun, masih banyak orang miskin. Menurut Komite Rangarajan, lebih dari 38% populasi hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2014. Dengan kemiskinan yang meluas seperti itu, membuang sampah sembarangan mungkin adalah hal terakhir yang ada di benak seseorang yang berjuang untuk mencari makan sendiri.

3. Kepadatan

India adalah salah satu negara terpadat di dunia, dengan lebih dari 1 miliar warga. Hanya Cina yang memiliki populasi lebih tinggi. Negara terpadat ketiga di Amerika Serikat, dengan hanya seperempat dari populasi India. Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak, dan infrastruktur yang tidak memadai untuk rumah yang nyaman dan mendukung kebutuhan mereka, sampah adalah konsekuensi yang tak terhindarkan.

Baca Juga  Skenario Absurd Timnas Irlandia Lolos EURO 2024, Harus Dibantai Belanda

Banyak orang dari pedesaan juga bermigrasi ke kota-kota besar seperti Mumbai dan Delhi setiap tahun, mencari pekerjaan atau masa depan yang lebih baik. Tetapi mereka akhirnya tinggal di daerah kumuh yang dibangun dengan lembaran plastik dan batang bambu, tanpa fasilitas drainase atau pembuangan limbah yang layak.

4. Mentalitas kawanan

Manusia adalah makhluk sosial dan kita memiliki kecenderungan untuk mengikuti jejak orang lain. Ketika sebuah jalan sudah memiliki sampah di atasnya, hampir secara alami hanya menambah tumpukan. India juga memiliki sistem kasta yang meluas.

Karena norma sosial, ada kelas orang tertentu untuk melakukan pekerjaan tertentu. Membersihkan dianggap pekerjaan kotor, sehingga di bawah orang-orang dari kelas yang lebih tinggi. Oleh karena itu, itu menjadi masalah orang lain.

5. Layanan Pemerintah

Minimnya pelayanan pemerintah untuk mengosongkan tempat sampah, memperbaiki saluran air yang terbuka, dan membersihkan semrawut yang ada mengakibatkan semrawut lagi, dan menjadi siklus yang tidak berkesudahan.

Tidak tersedianya tempat pengumpulan sampah yang memadai di beberapa daerah, memaksa masyarakat untuk membuang sampah mereka di tempat umum. Ditambah dengan fakta bahwa tempat sampah seringkali sulit didapat, yang hanya akan melanggengkan masalah.

Halaman Selanjutnya

Meskipun India adalah salah satu ekonomi yang tumbuh cepat dan kemiskinan sedang menurun, masih banyak orang miskin. Menurut Komite Rangarajan, lebih dari 38% populasi hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2014. Dengan kemiskinan yang meluas seperti itu, membuang sampah sembarangan mungkin adalah hal terakhir yang ada di benak seseorang yang berjuang untuk mencari makan sendiri.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *